Sub Berita

Showing posts with label Teknologi. Show all posts
Showing posts with label Teknologi. Show all posts

Friday, December 7, 2012

Kampus BSI Ajarkan CS3 untuk Broadcaster Pemula


Eka Maryani - Teknologi

CS3 adalah tingkatan atau standard program untuk aplikasi design seperti adobe premiere, adobe photoshop dll. Tingkat CS ditentukan dari applikasi yang ada seperti contohnya adobe premiere hanya sampai CS6 jadi tidak semua applikasi memiliki tingkat CS yang sama. Aplikasi yang dipakai di kampus BSI terdiri dari adobe photoshop CS3, adobe premiere CS3, dan adobe flash. After effect dan 3D Max juga digunakan untuk editing video, namun aplikasi yang dipelajari di kampus BSI hanya yang 3D Max saja, sementara untuk After effect hanya dasar pengenalan saja. Untuk 3D akan dipelajari di semester 5, untuk semester 4 akan dipelajari mengenai design grafis.

CS3 digunakan tergantung pada space computer yang ada karena jika space computer yang tidak sebanding dengan CS yang digunakan akan dapat merusak system jaringan computer itu sendiri. CS3 baru tahun 2012 ini mulai dipelajari di kampus BSI, karena sebelumnya menggunakan adobe  premiere 6,5. “Untuk semester sebelumnya belum dibahas mengenai CS3, sementara untuk semester ini, kampus BSI sudah membahas tentang CS3, setiap software tidak memiliki tingkat kesulitan khusus karena dilihat dari perkembangannya hanya bisa ketawan dari tambahan menu atau tampilannya, sementara untuk fungsi dari tools-nya masih sama,’ ujar Dwi Listiani, asisten lab editing kampus BSI.


“kalau CS3 itu untuk pemula, karena kalau orang-orang yang pro sudah nggak pakai CS3 lagi. kalau menurut perkembangan jaman sekarang orang sudah pakai Final Cut Pro, sudah pakai Avid, lebih ke tv-tv sekarang pakai Avid, paling rendah pakai premiere pro, premiere CS3, premiere CS4, premiere CS5,"ujar Dewi, salah satu mahasiswa lulusan jurusan Akademi Komunikasi dari kampus BSI. Kemungkinan aplikasi yang digunakan di kampus BSI khususnya untuk editing video akan ditingkatkan lagi sesuai dengan perkembangan jaman, namun belum dapat dipastikan kapan perubahannya.

Thursday, December 6, 2012

BSI suguhkan system online berbasis IT

Eka Maryani – Teknologi

Jakarta - Cyber Campus adalah kampus yang menggunakan system berbasis teknologi informasi atau IT. System online ini mulai diterapkan di BSI sejak tahun 2009. BSI menggunakan system online atau menggunakan status cyber campus karena melihat kepada perkembangan jaman yang semakin lama semakin meningkat terutama dalam teknologi. Kampus BSI menyesuaikan teknologi yang digunakan oleh pihak kampus dengan perkembangan teknologi yang ada agar BSI dapat menjadi kampus yang semakin maju. Dengan banyaknya mahasiswa yang ada di kampus BSI, pihak kampus tidak merasa kesulitan dengan menggunakan system online, karena semakin berkembangnya jaman, maka mahasiswa BSI akan semakin tahu banyak tentang teknologi, itu yang menjadi alasan kampus ini tidak merasa repot dengan system yang dijalankan saat ini.

Kendala dari pihak technical support hotspot BSI adalah jumlah mahasiswa yang ada tidak sesuai dengan besarnya bandwitch yang dipakai oleh kampus ini hingga banyak mahasiswa yang mengeluhkan adanya koneksi internet yang sering gagal. Menurut pendapat Desi, salah satu mahasiswa di kampus BSI Cengkareng, koneksi jaringan internet kampus masih sangat kurang karena masih adanya gangguan bahkan saat para mahasiswa sedang ujian.

“Dari sisi teknisi melakukan pembagian bandwitch secara merata, sampai saat ini masih bisa ditangani oleh satu atau dua teknisi,” jawab Bambang sebagai kepala technical support di BSI cabang Cengkareng menanggapi masalah jaringan internet yang sering mengalami kendala dalam koneksi. Dengan banyaknya ruangan yang ada dan jumlah technical support yang ada dirasa masih dapat menangani masalah koneksi jaringan internet yang ada.

System online yang digunakan oleh BSI tidak hanya digunakan pada saat ujian dikampus saja, namun juga mulai merambah ke website kampus dan juga mata kuliah yang mana mahasiswa tidak perlu hadir dikelas tetapi menggunakan system e-learning dengan pembelajaran yang dapat dilakukan di rumah. Jika sebelumnya menggunakan system manual terutama pada saat ujian, maka kedepannya kampus ini akan menerapkan system online untuk semua mata kuliah atau yang disebut dengan e-learning, namun untuk penerapannya belum dapat dipastikan kejelasannya.

“Kemungkinan akan ada rencana kedepannya, kita tidak tahu ya, system nanti yang mengatur dari lembaganya,”begitu pemaparan bapak Dendi selaku wakil koordinator kampus BSI di Cengkareng. 

Advan Vandroid “Si Pendatang” vs Samsung “Raja Smartphone”

Eka Maryani – Teknologi

Jakarta - Advan mengeluarkan smartphone baru untuk menyaingi banyaknya smartphone yang ada dipasaran. Advan Vandroid dengan tipe T1C Ice Cream Sandwich merupakan andalan dari advan. Dengan fitur-fitur entertainment project, seperti browser dan game dengan teknologi IPS dan kamera 5MP, Advan Vandroid T1C Ice Cream Sandwich dirasa mampu menyaingi smartphone lain.

Sementara Samsung dengan kemampuannya menguasai pasar, dengan keahliannya menyuguhkan smartphone dengan kelebihannya masing-masing. Samsung memiliki aplikasi langsung dalam smartphone yang dibuat, itu alasan utama kenapa jika dibanding dari harga, Samsung lebih mahal dari smartphone lain.

Koneksi cepat atau tidaknya handphone yang dipakai tergantung pada processor didalamnya, semakin tinggi prosesornya semakin cepet koneksinya. “Saya  sendiri lebih nyaman dan dapat lebih banyak manfaat menggunakan Samsung smartphone,” jawab Ahmad saat ditanya pendapatnya mengenai Samsung smartphone yang ia gunakan.

Jika dibandingkan dengan advan vandroid, Samsung memiliki jauh lebih banyak kelebihan karena untuk banyaknya aplikasi. Samsung sudah menyuguhkan aplikasi langsung didalam smartphone-nya, sementara advan vandroid belum selengkap Samsung. “kualitas nggak usah ditanya kalau kata kasarnya dari brandednya. Spesifikasinya kalau dari handphone, satu kualitas layar, gambar, konektisitas, memory, ketahanan baterai, bentuk fisik, otomatis anti virus,”jelas Hadi, salah satu staf gerai Samsung.